Eksistensia hadir sebagai ruang berpikir, berdialog, dan berkarya untuk menjembatani filsafat dengan realitas sosial, SDGs, dan problem manusia modern.
"Filsafat tidak boleh berhenti sebagai wacana abstrak. Ia perlu hadir sebagai cara membaca realitas dan membangun kesadaran sosial yang nyata."
Eksistensia adalah komunitas intelektual dan kreatif yang membuka ruang bagi generasi muda untuk memahami manusia, kehidupan, dan dunia melalui filsafat, literasi, dan aksi sosial. Kami percaya bahwa filsafat tidak boleh berhenti sebagai wacana abstrak, tetapi perlu hadir sebagai cara membaca realitas dan membangun kesadaran sosial.
Kami bergerak di berbagai isu penting yang menyentuh kehidupan manusia dan keberlanjutan dunia.
Berbagai program yang dirancang untuk mendorong refleksi, dialog, dan aksi nyata.
Forum dialog terbuka untuk membahas isu-isu filsafat dan sosial secara mendalam dan kritis.
Seri pembelajaran filsafat yang disajikan secara populer dan mudah dipahami untuk khalayak luas.
Ruang terbuka bagi siapa saja untuk mempublikasikan refleksi dan gagasan mereka tentang dunia.
Produksi konten edukatif berkualitas untuk menjangkau dan menginspirasi audiens digital yang lebih luas.
Inisiatif dan kampanye nyata yang mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Program kolaborasi lintas komunitas dan organisasi untuk memperluas dampak dan jangkauan bersama.
Eksistensia membuka ruang bagi siapa saja yang ingin berbagi refleksi, keresahan, gagasan, dan pandangan tentang manusia, kehidupan, SDGs, dan dunia modern.
Isi form di bawah, lalu klik kirim — tulisanmu akan langsung masuk ke email kami.
Tombol akan membuka aplikasi email kamu yang sudah terisi otomatis.
"Setiap pemikiran besar dimulai dari keberanian untuk menaruhnya di atas kertas."
Punya pertanyaan, gagasan, atau ingin berkolaborasi? Kami terbuka untuk semua percakapan yang bermakna.
Pilih cara yang paling nyaman untukmu untuk terhubung dengan komunitas Eksistensia.
Kumpulan esai, refleksi, dan analisis dari komunitas Eksistensia tentang filsafat, keberlanjutan, dan realitas sosial.
Memuat artikel...
Memuat artikel...